Shaum Membentuk Akhlak Terpuji

Entrepreneur Terpuji
Bulan ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, bulan penuh maghirah, dan bulan penuh rahmat. Tidak sepatutnyaalah bagi seorang muslim untuk menyia - nyiakan kesempatan yang berharga ini. bulan Ramadhan yang datang hanya 1 tahun sekali ini tentunya harus dimanfaatkan dengan sebaik - baiknya.

Pahala dari amalan kita dilipatgandakan, pahala amalan sunnah diberikan ganjaran amalan wajib, dan pahala amalan wajib dilipatgandakan oleh Allah SWT. Selama 24 jam sehari di bulan Ramadhan semua gerakan kita menjadi dzikir, tentunya jika gerakan itu bukan gerakan menuju kemaksiatan. doa - doa kita sangat mustajab di bulan ini selam 24 jam. tidak perlu menunggu waktu - waktu tertentu seperti dhuha, tahajud, serta qabla dan ba'da sholat wajib. dan tentunya kelebihan - kelabihan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

Salah satu amalan wajib yang diperintahkan Allah kepada umat muslim yang adalah Shaum di bulan Ramadhan. Allah tidak mungkin memerintahkan HamabaNya untuk ber-shaum di sinag hari jika tidak ada manfaatnya di dalamnya. Salah satu manfaat dari shaum adalah membentuk akhlak terpuji serta akhlak mulia. Orang yang melakukan shaum secara penuh dan baik, saat di hari idul fitri laksana bayi yang suci yang baru lahir dari rahim ibunya. Hal itu dikarenakan saking sucinya orang yang telah berhasil melaksanakan Shaum dengan baik di bulan Ramadahan. apa sebab? itu dikarenakan shaum bisa mengikis akhlak - akhlak tidak terpuji atau akhlak mazhmumah.

Dalam salah satu hadist nabi disebutkan bahwa salah satu alasan Allah mengutus para nabi, khususnya Nabi Muhammad adalah untuk menyempurnakan akhlak. dalam hadist lain dikatakan bahwa belum sempurnalah iman dari seorang muslim jika dia tidak memiliki akhlak yang terpuji.

Akhlak terpuji merupakan sebuah bukti eksistensi seorang muslim. akhlak terpuji merupakan salah sartu ciri khas dari seorang muslim yang baik. banyak sekali akhlak terpuji yang bisa terbentuk dari hasil "sekolah" di bulan ramadhan. diantaranya adalah tawadhu, wara', dan qanaah.

Tawadhu artinya rendah hati dan tidak sombong. bagaimana mau sombong? untuk menahan lapar dari subuh hingga maghrib saja kadang-kadang seorang yang shaum harus pintar - pintar mengatur tenaganya, jika tidak, maka  sebelum maghrib pasti seudah lmas. itu menandakan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah. Tidak sepatutnyalah seseorang itu menyombongkan diri di hadapan Allah.

Wara' artinya menjaga diri dari yang syubhat. bagaimana kita bisa mendekati yang syubhat? jika dalam shaum yang halal pun dilarang pada siang hari. Makan, minum, dan berhubungan suami istri adalah sesuatu yang halal, tetapi kalo shaum hal - hal itu dilarang di siang hari. Orang yang shaum bisa menjaga dari yang halal sekalipun, sehingga orang yang "lulus" dari ujian di bulan ramadhan ini pastilah bisa menjaga dirinya dari yang belum jelas keberadaannya (syubhat).

Qanaah artinya merasa cukup dan berpikir positif dengan apa yang dibberikan oleh Allah SWT. Shaum bisa menahan diri kita dari ketamakan dan keserakahan. Nafsu akan ketamakan bisa ditahan seiring orang yang shaum tidak makan dan minum. kita dilatih untuk tidak seakah di bulan ramadhan. sebagai contoh, mungkin saat kita anak-anak kita mencoba mengumpulkan berbagai macam makanan sebelum buka, tapi ketika buka,hanya makan kolak dan beberpa korma saja perut serasa sudah kenyang. itu membuat kita bisa menahan diri dari keserakahan dan di penghujung ramadhan biasanya sudah tiak lagi mengumpulkan makanan. nah... contoh itulah yang mungkin bisa membuat seseorang jadi qnaah, merasa cukup dengan apa yang diterima.  

Mudah-mudahan kita semua bisa tergolong sebagai seorang muslim yang memiliki akhlakul karimah. dan mendapat kemenangan yang seutuhnya di hari idul fitri. Amien.