Tidak Usah Menunggu Sampai Sempurna

Entrepreneur bertindak
Sempurna adalah kata yang sering kita dengar, biasanya digunakan bagi sesuatu yang tanpa cela. Apakah Manusia Makhluk sempurna? Semua pasti menjawab : Tidak!!! karena yang maha Sempurna hanya Allah SWT. Rasulullah pun pernah berbuat salah, hanya saja dima'sum oleh Allah SWT.



Bagi manusia kata sempurna beralih fungsi untuk menyatakan bahwa sesuatu itu sudah sangat optimal, sudah paling bagus, sudah paling keren. jika dalam bahasa matematika, ketika kita bicara mengenai sempurna artinya limit menuju kesempurnaan. karena memang manusia tida bisa sempurna banget, no body  perfect.

Nah.. jika kita sudah sepakat bahwa manusia itu tidak sempurna, kenapa banyak orang yang jika ingin melkukan sesuatu harus sempurna segala sesuatunya? kasus - kasus dibawah ini mungkin sering kita temui dalam kehidupan kita sehari - hari

pertama, untuk perempuan berjilbab adalah suatu keharusan bagi seorng muslimah, tidak bisa tidak. banyak perepuan yang menunda - nunda untuk memakai jilbab, sampai akhirnya lupa dan saat tua sekali dia baru pakai jilbab itu pun karena malu karena orang lain memakai jilbab. ada yang beralasan jika kita akan berjilbab berarti akhlaknya harus sempurna dulu, barulah kita pakai jilbab, kalau masih suka berbuat kesalahan, masih suka lalai, akhlaknya belum baik banget, maka janganlah berjilbab dulu, karena nanti lebih berat dosanya, ketimbang melakukan kesalahan saat kita belum berjilbab.

pernyataan yang sepertinya betul, tetapi saya pribadi tidak setuju, justru ketika seorang permpuan memutuskan untuk berjilbab maka dia mencoba untuk bisa lebih baik dari sebelumnya. ketika dia sudah berjilbab, maka jalan untuk menuju pribadi yang berakhlak mulia akan lebih cepat didapat. Karena berjibab adalah salah satu ikhtiar dari manusia untuk lebih dekat kepada Allah SWT.

Kedua, bagi kita yang akan memulai sebuah bisnis atau usaha. jika kita menunggu sampai semua sempurna dulu, maka hampir dipastika akan sangat susah sekali saat akan mengeksekusinya.. Kita bakal terus menjumpai masalah demi masalah saat sedang melakukan persiapan untuk membuka usaha tersebut. yang penting dasar atau pokok - pokok utama untuk bisa menjalankan usaha itu sudah bisa terpenuhi, maka segeralah dimulai usaha tersebut. hal ini tidak hanya dialami oleh kita yang memang belum sama sekali terjun ke dunia bisnis. Bagi kita yang sudah terjun dalam bisnis, ketika kita akan mencoba membuka jenis bisnis baru biasanya juga terjebak dengan rasa ingin sempurna sebelum bisnis itu benar - benar dijalankan.

Justru ketika kita menjalankan bisnis, saat itulah penyempurnaan bisa kita lakukan. Ketika bisnis belum sepenuhnya berjalan, maka banyak hal - hal yang belum terlihat, termasuk masalah - masalah rutin yang akan dijumpai pada bisnis tersebut. kesalahan kesalahan yang dijumpai saat bisnis telah berjalan itulah yang bisa kita evaluasi bahkan koreksi sehingga perjalanan bisnis kita kedepannya akan lebih baik lagi.

Contoh konkritnya antara lain,  susah mendapat supplier, susah mendapatkan bahan baku, susah mencari konsumen, susah mendapatkan rekanan atau mitra bisnis yang tepat, susah dalam menentukan tempat yang strategis, dan kesusahan - kesusahan lainnya. hal - hal terebut justru bisa "disempurnakan" saat bisnis sudah berjalan. ketika bisnis belum di mulai maka kata "sempurna" itu sangat sulit didapat.

Ayo mari kita segera bertindak, ingat! tindakan kitalah yang akan menjadi pembeda! bukan sekedar pikiran atau ide yang melintas dan berlalu begitu saja. orang yang sebnar - benarnya gagal adalah orang yang gagal melakukan sesuatu. orang yang telah melkukan dan ggal  lalu dia bangkit lagi, dialah orang yang sukses! Masih menunggu hingga semuanya sempurna? think again!

Baca juga artikel lainnya dengan kategori Pengembangan Diri