Melek Finansial

bisnis Melek Finansial
Pelajaran tentang finanasial atau belajar tentang uang tidak dipelajari di sekolah. Kurikulum yang ada sekarang hanya mengajarkan bagaimana kita menjadi seorang yang pintar, seorang yang ahli, dan seorang yang baik menjadi pekerja. Bukan seseorang yang pandai mengenai uang.

Tanpa mendapat pengetahuan mengenai uang, lalu bagaimana orang – orang mendapat pengetahuan mengenai uang? Menurut Robert G. Allen ada beberapa sumber agar seseorang bisa mengenal uang. Sekali lagi, maksud untuk mengenal uang adlah agar menjadikan seseorang melek finansial, bukan hal – hal negative yang berhubungan dengan uang.
  1. Dari Pengalaman Hidup Sehari – hari
  2. Dari Orangtua
  3. Dari Media Massa
  4. Dari Bisnis
  5. Dari Perilaku Teman
  6. Dari Buku
Paradigma mengenai uang memang harus diubah terlebih dahulu. Uang sebagai sumber kejahatan sepertinya sudah bisa dibalikkan, justru orang yang kekurangan uang sering melakukan tindakan kejahatan. Alasannya biar dapur tetep ngepul, pencuria, penjambretan, perampokan, dan lain – lain dilakukan oleh orang yang kekurangan uang.

Uang itu tidak penting. Betul sekali! Uang memang bukan segala – galanya. Tetapi segala – galanya butuh uang. Jadi kita membutuhkan uang untuk kehidupan kita. Dan memang betul sekali bahwa kekayaan sejati adalah kekayaan hati kita. Tetapi kita juga tidak bia menutup mata, bahwa keputusan tentang uanglah yang menjadi asal muasal kesenangan dalam hidup dan ketidaksenangan dalam hidup.

Uang itu netral, uang bisa menjadi baik jika memang orang yang memegangnya baik. Uang menjadi buruk jika memang orang yang memegangnya buruk. Uang bisa membangun tapi juga bisa menghancurkan, tergantung siapa yang memiliki uang.

Mari kita melek finansial, agar kita tidak menjadi budak dari uang, tapi justru uanglah yang harus kita tundukkan. Semoga bermanfaat.